Pengajian Bapak 19/11/2010

Pada hari Jumat 19 Nopember 2010 pengajian bapak-bapak diisi oleh ustadz Zaenal Arifin. Beberapa hal yang disampaikan dalam kajian kali ini antara lain Ibadah harus dilandasi dengan keikhlasan yang sungguh-sungguh seperti yang dicontohkan oleh nabi ibrahim ketika melaksanakan perintah Allah untuk berkurban. Berkorban seharusnya yang terbaik yang kita miliki, disini dibutuhkan keikhlasan yang sungguh-sungguh.

Semua ibadah harus dimulai dengan niat yang jelas, Allah akan membalas ibadah seseorang sesuai dengan niatnya. Seperti yang disampaikan oleh nabi Muhammad saw ketika berhijrah ke madinah bahwa pahala berhijrah tergantung pada niatnya, apabila niat berhijrah disebabkan karena harta maka yang di dapatkan hanya harta, tetapi jika diniatkan karena untuk menjalankan perintah Allah dan Rasulnya akan mendapat pahala dunia dan akherat. Ibadah dan amalan-amalan tidak ada nilainya bila tidak disertai dengan niat yang benar.

Contoh yang diajarkan oleh nabi Ibrahim dan nabi Ismail adalah ketika ada perintah dan larangan dari Allah maka segera dilaksanakan/ditinggalkan tanpa menawar-nawar lagi. Manusia selalu diuji oleh Allah swt, tetapi bagi seorang muslim yang taat dan ikhlas semua cobaan yang ada akan dihadapi dengan kesabaran.

Sesuatu dosa biarpun kecil akan memberikan bekas titik hitam di hati kita, untuk itu kita harus banyak-banyak beristighfar serta meminta ampun kepada Allah atas dosa-dosa kita agar hati kita tidak menjadi keras karena tertutup dosa-dosa kita. Allah maha pengampun dan penyanyang, maka bila kita meminta ampun atas dosa-dosa kita disertai dengan keinginan untuk bertobat akan diampuni dosa-dosa kita. Hanya satu dosa besar yang tidak bisa diampuni oleh Allah swt yaitu dosa musyrik yaitu dosa mensekutukan Allah dengan makhluk lainnya.(BPK)

0 comments: